Naya bukannya tidak tahu. Kok bisa ya akur ama Naya?” Aku diam saja.Aku dan Naya memang lumayan akur. Bokep Van.. Setelahbertemu, Ami langsung mengajakku naik ke mobilnya. Aku merasa seperti raja yang dilayani dua wanita cantik. “Enak banget. Aku mulai mengocok maju mundur. Kok bisa ya akur ama Naya?” Aku diam saja.Aku dan Naya memang lumayan akur. Gue juga emang lagi butuh sih. Rasanya ingin kupaksa saja Naya untuk melayaniku. Ayo sini..!” panggil Ami lembut.Aku menurut bagai dihipnotis. Sebagai istri, dia hampir sempurna. Cepat-cepat kukenakan pakaianku, tanpa mandi terlebih dahulu. Payudaranya menekan dadaku, begitu kenyal rasanya. Kuciumrambutnya. Puas?” Ami bertanya.“Puas banget deh.. Tidak disangka, disana aku bertemu dengan Ami, sahabatku dan Naya semasa kuliah dahulu.




















