Setelahnya ak udah cukup bercakap dengan nya leawt telpon, kemudian ak memikirkan tempat untuk berkencan. Bokep Ak begitu sangat puas sekali. Rudal sudah makin siap dan kuat, sepertinya mau di luncurkan aja ke target operasi. Dan ciiiittt…ciiittt….. Dan kami pun saling akrab lewat telpon dan kami juga janjian untuk bertemu lagi namun tidak di bank saat transaksi, melainkan janjian di luar. Dan waktu itu, ketika ak sedang deposit uang tunai, pada siang itu pegawai yang ak maksud juga memandangiku dan saling pandang.Si Hanim juga tersenyum simpul ke arahku sambil mengigit kecil bibirnya , ntah pertanda apa buatku saat itu.Terus saja pegawai itu memandangiku dan tersenyum. Sangat bernafsu sekali pegawai Bnak yang bernama Hanim ini. Wauuuw… tak di sangka yang ak telpon adalah nomornya si kasir itu , yaitu Si Hanim karyawan Bank langgananku.




















