Semua seakan terjadi begitu saja karena waktu yang tepat dan mungkin karena keberuntungan yang berpihak kepadaku karena banyak yang mengejarnya namun tak ada satupun yang diterimanya. Gini gak enaknya jadi janda, malu.., tapi ada yang lebih menyiksa mas Roy.. Bokep “Mas Roy burungnya masih bangun ya..?”
Aku hanya megangguk saja, terus sangat diluar dugaanku, tiba-tiba tante Susi meraba burungku. Tante Susi mempunyai usaha warung kecil-kecilan dan menyediakan kopi juga. “Rokoknya sudah habis ya.., ntar malem beli lagi ya..?” katanya penuh harap, padahal pembeli sedang banyak-banyaknya, namun mereka gak tahu apa maksud perkataan tante Susi. Kemudian tante Susi telentang kembali, aku seperti kesetanan menggerakkan badanku maju mundur, aku melirik toketnya yang bergelantungan karena gerakanku, aku menunduk dan kucium putting susunya yang coklat kemerahan.




















