Ada dorongan yg sangat kuat mengalahkan segala energi penolakanku. Jadi kugerakkan saja sekuat tenaga tangan kiriku menggerak-gerakkan kocokan dengan tangan kiri, pandanganku masih ke atas langit-langit. Bokep jangan.. Sementara itu terasa bagiku sebuah silinder panjang, keras dan hangat, berdenyut-denyut di antara kedua bongkahan pantatku.Papiku menghentikan aktivitasnya dan berbisik lagi,“Kita ke kamar saja ya!” Beliau mendorongku berdiri dan merangkulku, terus menuntunku masuk ke dalam kamarku yg letaknya bersebelahan kamar mandi itu.Aq seperti tak berdaya mengikuti apa saja yg dilakukannya. Akhirnya dia menjawab bahwa aq mesti dihukum dengan menuruti kemauannya dan aq tentu saja menolaknya karena bagaimanapun dia adalah Papi kandungku. Ketika usai, aq masih berbaring di ranjang tetap dengan posisi seperti tadi, tapi kali ini lemas sekali. Beliau menarik kaos ketat dan bra-ku ke atas sehingga berada di atas gundukan toketku yg menyebabkan toketku terlepas




















