Rene tak menghiraukan pertanyaan orang- orang di sekitarnya, memegangi bahu Rena yang terguncang dan membuka pintu mobil.“Kamu sih, keluar duluan. Bokep “Ada apa?” “Ngga pa-pa.. dan bibirnya tersenyum. Sopir taksi itu menatapnya geli dari balik kaca spion. “Ahh.. Kali ini lebih keras. ahh.. honey-bunny..” Rina tertawa lirih. bener ya!” Rene merasakan ketidak sabaran yang lazim dari seorang gadis ABG,tertawa kecil dan berkata, “Oke, tungguin aja.” Rene tertawa melihat tubuh Rena yang tenggelam dalam baju yang kebesaran itu. ‘Sial, jangan sekarang.’ Rene menekan tombol merah di HP- nya. Rena melangkah ke pinggir trotoar dan melambaikan tangannya. Rina mengingatkan dirinya sendiri sebelum tangannya mulai gatal.Dua purnama yang lalu.




















