Elin adalah salah seorang manager pada bagian Treasury di sebuah bank asing. Bokep Elin mengharapkan mereka cepat selesai dan Tom segera kembali ke kamarnya. Dari bau whisky yang tercium, rupanya keduanya masih berada dalam keadaan mabuk. Tanpa terasa air mata penyesalannya bergulir keluar dan Elin mulai menangis tersedu-sedu. Akhirnya Elin memutuskan untuk tetap berpura-pura tidur dengan harapan Tom akan menghentikan kegiatannya itu.Akan tetapi harapannya itu ternyata sia-sia belaka, bahkan secara perlahan-lahan Tom bangkit dan duduk di samping Elin. Tom melihat kedua gundukan bukit kecil dengan belahan sempit di tengahnya, yang ditutupi oleh rambut hitam kecoklatan halus yang tidak terlalu lebat di antara paha atas Elin.




















